Thiago Silva, bek veteran asal Brasil, baru saja merampungkan kepindahannya ke FC Porto setelah menyelesaikan kontrak dengan Fluminense. Pada usia 41 tahun, Ia masih berambisi untuk tampil di Piala Dunia 2026 dan kembali ke Eropa di klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan karirnya.
Kepindahan Silva ini memang mengejutkan banyak pengamat, terutama karena sebelumnya ia dihubungkan dengan tim-tim besar seperti Chelsea dan AC Milan. Namun, perjalanan karirnya yang berliku-liku dan penuh dinamika akhirnya membawanya ke Portugal, di mana ia berpeluang untuk kembali bersinar.
Di FC Porto, Silva menjadi bagian dari tim yang saat ini sedang berjuang di puncak klasemen Liga Portugal. Selain menambah pengalaman, kedatangan Silva juga diharapkan bisa memberikan kontribusi signifikan untuk tim yang berburu gelar di berbagai kompetisi musim ini.
Perjalanan Karir Thiago Silva yang Menakjubkan di Eropa
Kebangkitan Thiago Silva di Eropa dimulai ketika ia bergabung dengan FC Porto pada musim 2004/2005. Meski dimulai di tim cadangan, kehadirannya menjadi awal catatan sejarah yang mengesankan di dunia sepak bola.
Setelah semusim di Porto, Silva melanjutkan kariernya ke Dinamo Moscow. Namun, masa-masa sulit membuatnya memilih untuk kembali ke Brasil dan memperkuat Fluminense. Di sinilah ia kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya.
Silva kemudian hijrah ke AC Milan pada 2009, di mana ia berduet dengan Alessandro Nesta. Performanya yang gemilang berhasil menarik perhatian banyak pihak dan membangkitkan karirnya yang kini semakin bersinar.
Kembali ke Eropa, Menggali Potensi Mempertahankan Prestasi
Pindah ke Paris Saint-Germain pada 2012, Silva semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu bek terbaik dunia. Dalam beberapa tahun, ia memimpin klub tersebut ke puncak kesuksesan di liga domestik maupun Eropa.
Selama menjabat sebagai kapten, Silva membawa timnya meraih berbagai trofi, termasuk Liga Prancis dan Piala Prancis, menciptakan legacy yang akan sulit dilupakan banyak penggemar. Pemain ini menunjukkan dedikasi dan kualitas yang luar biasa di lapangan hijau.
Setelah delapan tahun di Paris, Silva menuju Chelsea pada 2020 dengan status bebas transfer. Di Chelsea, ia berhasil meraih kesuksesan lainnya, memperkuat posisinya sebagai pemimpin di ruang ganti dan sosok kunci di lini pertahanan.
Misi Baru Bersama FC Porto dalam Usia Keemasan
Kepindahan Silva ke FC Porto membuka babak baru dalam karirnya. Klub yang dulu menjadi langkah awalnya di Eropa ini memberikan kesempatan bagi Silva untuk kembali ke tempat yang penuh kenangan.
FC Porto sendiri saat ini berada di jalur yang tepat untuk memenangkan banyak trofi, dan Silva dianggap sangat penting dalam membantu tim tersebut meraih tujuan ambisius ini. Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia diharapkan mampu memberikan sumbangsih yang signifikan.
Kehadiran Silva juga diharapkan bisa menjadi mentor bagi para pemain muda yang ada di tim. Taktik dan pengetahuan yang dia bawa akan memberikan dampak positif bagi perkembangan bakat-bakat muda di klub.














