Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemajuan Indonesia dalam industri otomotif. Di tengah perkembangan global yang pesat, Presiden meyakini bahwa Indonesia perlu mandiri dalam memproduksi kendaraan, baik roda empat maupun roda dua.
Pernyataan itu disampaikan dalam acara peresmian program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Di hadapan siswa dan guru di SMPN 4 Kota Bekasi, Prabowo menjelaskan tentang rencana ambisius untuk menghadirkan mobil dan motor buatan Indonesia.
Tidak hanya itu, Presiden juga menekankan tentang keharusan untuk memperkenalkan inovasi kendaraan listrik di sektor transportasi umum. Ia menyampaikan harapannya agar kendaraan becak di seluruh Indonesia beralih menggunakan motor listrik.
Prabowo mengajak seluruh pihak, termasuk jajaran menterinya, untuk berpikir strategis demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ia menyatakan bahwa upaya ini harus dilakukan secara kolektif untuk mencapai kemajuan yang signifikan.
Dia juga mengungkapkan pentingnya distribusi alat pendidikan yang memadai di berbagai daerah, terutama di wilayah terpencil. Menurutnya, pendidikan dan teknologi harus merata, agar tidak ada daerah yang tertinggal dalam mendapatkan akses pembelajaran yang modern.
Langkah Awal Menuju Produksi Mobil dan Motor Sendiri
Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto menggarisbawahi bahwa pemerintah telah memulai langkah-langkah konkret untuk menghadirkan kendaraan nasional. Dalam waktu tiga tahun ke depan, ia yakin Indonesia akan memiliki mobil buatan sendiri.
Dia menekankan bahwa meskipun ini merupakan tantangan besar, namun langkah awal tersebut sudah diambil. Di dalam pidato pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo mengajak semua pihak untuk menyukseskan visi ini.
Dalam pandangannya, memiliki kendaraan buatan lokal bukan hanya sebuah pencapaian. Lebih dari itu, ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi dan rebranding citra Indonesia di mata dunia.
Peralihan menuju kendaraan listrik juga menjadi fokus utama dalam rencana ini. Dengan begitu, Indonesia bisa mengikuti tren global menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Hal ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan impor. Masyarakat pun diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam perubahan ini.
Transformasi Pendidikan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Program Digitalisasi Pembelajaran menjadi salah satu langkah strategis yang diusung oleh Prabowo. Ini bertujuan untuk menghadirkan teknologi pendidikan yang lebih baik di seluruh Indonesia.
Dalam konteks ini, 288 ribu alat Interactive Flat Panel menjadi sorotan utama. Prabowo menjelaskan bahwa alat ini akan didistribusikan ke sekolah-sekolah, termasuk di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal).
Penekanan pada distribusi alat pendidikan di daerah terpencil menunjukkan komitmen pemerintah untuk mencapai kesetaraan dalam akses pendidikan. Ini sangat penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
Kehadiran alat pembelajaran modern di sekolah-sekolah diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan teknologi yang tepat, siswa di berbagai daerah dapat belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Prabowo juga memberikan pesan penting bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Semua lapisan harus bahu-membahu demi menciptakan generasi yang pintar dan inovatif.
Visi Indonesia Emas 2045 dan Peran Semua Pihak
Visi Indonesia Emas 2045 menjadi landasan bagi semua program dan kebijakan pemerintah saat ini. Prabowo menegaskan bahwa pencapaian ini hanya bisa dilakukan jika semua elemen masyarakat terlibat secara aktif.
Dalam pandangan Presiden, setiap individu memiliki peran penting dalam mewujudkan visi ini. Baik sektor pemerintah, swasta, maupun masyarakat sipil, semuanya harus bersatu untuk mencapai tujuan bersama.
Dengan mengoptimalkan potensi yang ada, Indonesia bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Asia Tenggara. Pembangunan infrastruktur dan industri menjadi pilar utama dalam mencapai visi tersebut.
Pendidikan berkualitas juga menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan global. Terlebih di era digital yang terus berkembang, inovasi dan kreativitas menjadi nilai jual yang tidak bisa diabaikan.
Kesadaran kolektif untuk maju bersama menjadi sentral dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. Prabowo mengajak masyarakat untuk terus berpikir positif dan berkontribusi dalam perubahan yang lebih baik.
















