Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi bahwa hujan ringan hingga sedang akan terjadi di DKI Jakarta pada hari pertama puasa yang ditetapkan pemerintah. Fenomena cuaca ini diprediksi akan berlaku pada tanggal 19 Februari, dan merupakan awal bulan suci bagi umat Islam.
Menurut informasi yang dirilis oleh badan meteorologi, Jakarta Pusat, Selatan, Timur, dan Kepulauan Seribu berpotensi mengalami hujan ringan. Sementara itu, Jakarta Utara dan Jakarta Barat diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Di luar Jakarta, wilayah sekitar seperti Bogor, Purwakarta, Karawang, dan Bekasi juga diprediksi mengalami hujan ringan. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh cuaca yang lebih luas di sekitar ibu kota.
Proses Terjadinya Hujan di Wilayah Indonesia
Penyebab utama terjadinya hujan ini dipengaruhi oleh aktivitas Monsun Asia yang aktif. Monsun ini menyuplai massa udara yang membawa uap air ke wilayah Indonesia dan menciptakan kondisi yang mendukung turunnya hujan.
Di samping itu, Badan Meteorologi menginformaskan bahwa Indeks Surge diprediksi akan berperan signifikan dalam beberapa hari mendatang. Indeks ini mengindikasikan adanya keberadaan sistem tekanan rendah yang dapat meningkatkan curah hujan.
Sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Lampung dan wilayah lainnya juga menjadi faktor yang mempengaruhi cuaca. Dengan tingginya kelembapan udara, potensi terjadinya hujan yang signifikan semakin besar.
Pengaruh Cuaca Global Terhadap Indonesia
Secara global, fenomena La Niña menunjukkan kondisi yang berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di Indonesia. Hal ini terutama terlihat di wilayah Indonesia bagian timur, yang sering mengalami hujan lebat saat kondisi ini terjadi.
Selain itu, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) berpotensi mempengaruhi kondisi cuaca. Dengan MJO pada fase yang mendukung, pembentukan awan hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia bisa meningkat secara signifikan.
Kombinasi dari MJO, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator terpantau aktif di beberapa wilayah. Aktivitas ini tidak hanya mempengaruhi cuaca, tetapi juga potensi terjadinya cuaca ekstrem.
Wilayah yang Diprediksi Mengalami Hujan Lebat
Dalam periode 17-19 Februari, beberapa wilayah di Indonesia diprediksi akan diguyur hujan lebat hingga sangat lebat. Misalnya, Aceh, Sumatera Utara, dan Jambi termasuk dalam daftar yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem ini.
Selain itu, ibu kota DKI Jakarta juga termasuk wilayah yang harus bersiap menghadapi hujan. Wilayah lain di Jawa, seperti Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah juga mengalami hal serupa.
Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, hujan lebat juga diperkirakan akan terjadi. Dengan berbagai factor cuaca yang saling berinteraksi, awal puasa ini mungkin akan diwarnai dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Angin kencang menjadi hal lain yang perlu diperhatikan, terutama di wilayah Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kekuatan angin ini dapat menyebabkan masalah di lapangan, seperti gangguan pada transportasi dan kegiatan luar ruangan.
Pemerintah juga telah mengumumkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada 19 Februari setelah menjalankan sidang isbat. Penetapan ini berbeda dengan Muhammadiyah yang menentukan awal puasa pada 18 Februari.
















