Tiongkok baru-baru ini mengambil langkah berani dengan melarang gagang pintu mobil listrik yang tersembunyi atau retractable. Ini menjadikan negara tersebut sebagai yang pertama menghentikan penggunaan desain yang kontroversial ini, khususnya pada kendaraan yang diproduksi oleh Elon Musk.
Kebijakan ini berakar dari serangkaian insiden serius di seluruh dunia yang melibatkan gagang pintu mobil listrik terbukti menjadi masalah keamanan. Insiden-insiden tersebut memperlihatkan bahwa gagang pintu tersembunyi dapat menyebabkan kesulitan dalam situasi darurat, terutama saat terjadi kebakaran.
Salah satu contoh yang mencolok adalah model kendaraan dari Xiaomi yang mengalami masalah evakuasi saat terjadi kebakaran karena desain gagang pintunya yang tersembunyi. Meskipun dianggap sebagai inovasi yang menambah nilai aerodinamis, pada kenyataannya, banyak fakta menunjukkan bahwa desain ini justru berisiko tinggi.
Dari beberapa kasus yang dilaporkan, terdapat kegagalan fungsi pada sistem pintu saat kecelakaan, yang mengakibatkan penumpang terjebak. Ini merupakan salah satu dari beragam masalah yang muncul akibat penggunaan gagang pintu berdesain canggih namun tidak efektif dalam situasi kritis.
Masalah Kesehatan dan Keamanan Mobil Listrik di Tiongkok
Kegagalan fungsi sistem pintu tidak hanya meningkatkan risiko keselamatan tetapi juga berpotensi mengakibatkan cedera serius. Dalam berbagai insiden, anak-anak sering menjadi korban di mana jari mereka terjepit hingga mengalami patah tulang. Ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan orang tua dan pengemudi lainnya.
Data dari Indeks Keselamatan Otomotif Asuransi Tiongkok (C-IASI) menunjukkan fakta mencengangkan. Hanya 67 persen pintu elektrik mampu terbuka dengan baik selama uji tabrak samping, sementara pintu mekanis mencapai 98 persen. Perbedaan yang mencolok ini memperkuat argumen bahwa desain inovatif tidak selalu berarti lebih aman.
Selain itu, ada keuntungan tersendiri ketika membahas biaya perbaikan sistem pintu elektrik. Sistem ini dapat menimbulkan biaya yang tiga kali lebih mahal dibandingkan dengan mekanisme pintu mekanis, dan tingkat kegagalan jauh lebih tinggi, mencapai delapan kali lipat. Ini menjadi perhatian tambahan bagi konsumennya.
Pembaruan Regulasi Dalam Industri Otomotif Tiongkok
Pemerintah Tiongkok merespons masalah ini dengan pengetatan regulasi, yang menuntut modifikasi sistem pintu pada kendaraan. Menurut peraturan baru, setiap kendaraan yang dijual wajib dilengkapi dengan mekanisme pembukaan kunci yang dapat diakses dari dalam maupun luar mobil.
Peraturan ini akan mulai diterapkan pada 1 Januari 2027, memberikan waktu bagi produsen untuk menyesuaikan desain mereka. Setiap pintu penumpang, kecuali bagasi, diwajibkan memiliki ruang cekung untuk memudahkan akses pegangan pintu.
Di samping itu, mobil listrik juga harus menyediakan tanda instruksi minimum berukuran 1 cm x 0,7 cm. Tanda ini berfungsi mengarahkan penumpang tentang cara membuka pintu dalam keadaan darurat, menambah tingkat keselamatan yang sebelumnya diabaikan oleh banyak produsen.
Pandangan Masa Depan untuk Desain Mobil Listrik
Kebijakan baru ini menandakan perubahan zaman di industri otomotif, terutama bagi produsen mobil listrik. Para pelaku di industri perlu mengkaji kembali desain dan fungsi produk mereka agar sesuai dengan standar keselamatan yang lebih ketat. Melihat dari contoh kasus yang ada, modifikasi desain bukan pilihan, melainkan sebuah keharusan.
Inovasi dalam teknologi otomotif tidak hanya harus berorientasi pada estetika, tetapi juga pada fungsionalitas dan keselamatan. Mempertimbangkan tradisi desain yang telah ada, penting bagi para insinyur untuk bekerja sama dengan pihak berwenang demi menghasilkan kendaraan yang tidak hanya futuristik, tetapi juga aman bagi penggunanya.
Perubahan regulasi ini mungkin akan membawa dampak yang positif dalam jangka panjang. Dengan meningkatnya perhatian pada aspek keselamatan, konsumen diharapkan akan memiliki lebih banyak pilihan kendaraan yang mengutamakan keselamatan. Waktu menunggu hingga 2027 mungkin panjang, tetapi hasilnya diharapkan akan sepadan dengan usaha yang dilakukan oleh produsen.















