Menjelang musim liburan Natal dan Tahun Baru 2026, pasar mobil bekas diprediksi akan mengalami lonjakan permintaan yang signifikan. Pertumbuhan ini mencerminkan tren sebelumnya, di mana sepanjang bulan Desember 2024, terdapat peningkatan sebesar 6 persen dalam penjualan mobil bekas dibandingkan November tahun yang sama.
Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap mobil bekas tetap tinggi, khususnya saat musim-liburan. Keputusan untuk membeli mobil bekas sering kali dipengaruhi oleh kebutuhan untuk bepergian bersama keluarga saat perayaan tahun baru.
Berdasarkan data yang dikumpulkan sepanjang tahun 2025, Toyota tampaknya masih mendominasi peminat pasar mobil bekas di Indonesia. Merek ini mencatatkan angka penjualan yang tinggi, menjadikannya opsi utama bagi banyak konsumen yang mencari kendaraan.
Tiga model yang paling sering dicari oleh konsumen adalah Toyota Kijang Innova, Toyota Avanza, dan Toyota Fortuner. Di samping itu, Honda HR-V dan Honda Brio juga muncul sebagai model yang diminati, melengkapi urutan lima besar pilihan konsumen.
Data ini menegaskan bahwa segmen MPV tetap berada pada posisi teratas sebagai kendaraan keluarga yang favorit di kalangan pembeli. SUV pun tidak kalah menarik, menghuni peringkat kedua dalam preferensi masyarakat.
Tren Pembelian Mobil Bekas Menjelang Liburan
Tren pembelian mobil bekas menjelang Natal dan Tahun Baru selalu menarik untuk dicermati. Terlebih lagi, jenis dan harga mobil yang diminati cenderung menunjukkan pola yang bertahan dari tahun ke tahun.
Tahun ini, mobil bekas dengan rentang harga Rp 100 juta hingga Rp 200 juta menjadi pilihan favorit di kalangan konsumen. Rentang harga ini dianggap ideal, seimbang antara kualitas kendaraan dan anggaran yang tersedia bagi keluarga.
Musim liburan sebelumnya juga mencerminkan kecenderungan yang serupa, di mana mobil SUV sangat populer. Ketertarikan ini tentunya berpengaruh pada penjualan dan pencarian di platform jual beli mobil.
Direktur salah satu platform jual beli mobil, menyebutkan bahwa selama liburan, kebutuhan ruang kabin yang lebih luas menjadi prioritas bagi keluarga yang ingin bepergian bersama. Ini membuat banyak orang memutuskan untuk membeli mobil bekas yang lebih besar untuk momen berkumpul keluarganya.
Popularitas suv dan mpv selama liburan menunjukkan bahwa faktor kenyamanan dan kapasitas menjadi hal yang sangat penting dalam pengambilan keputusan. Hal ini memotivasi konsumen untuk memilih model yang mampu memenuhi semua kebutuhan mereka, terutama saat bepergian panjang.
Preferensi Model Mobil Keluarga di Pasar Bekas
Dalam konteks mobil keluarga, Toyota Kijang Innova muncul sebagai pilihan paling diminati. Kualitas dan kapasitasnya yang baik membuatnya jadi kendaraan yang ideal untuk keperluan keluarga.
Selain itu, Toyota Avanza juga menjadi salah satu model yang tak kalah menarik. Popularitasnya sangat terasa, mengingat banyak keluarga yang menjadikannya sebagai kendaraan transit harian.
Di sisi lain, ada pula Honda yang menawarkan model HR-V sebagai alternatif SUV yang kompetitif. Ini menunjukkan bahwa konsumen memiliki banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Model lain yang juga menarik perhatian adalah Honda Brio. Dengan desain yang kompak dan harga yang lebih terjangkau, Brio cukup diminati di kalangan konsumen muda.
Penting untuk dicatat bahwa preferensi antara MPV dan SUV terus berlangsung. Keduanya memenuhi kebutuhan yang berbeda, tetapi keduanya sangat dicari dalam konteks pasar mobil bekas.
Analisis Pasar Mobil Bekas di Indonesia
Pasar mobil bekas di Indonesia mengalami fluktuasi yang signifikan berdasarkan tren dan kebutuhan konsumen. Keberagaman model yang tersedia menciptakan dinamika yang menarik untuk dianalisis lebih mendalam.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, jumlah konsumen yang beralih ke kendaraan bekas semakin meningkat. Ini menunjukkan bahwa makin banyak orang yang menyadari keuntungan dari investasi berupa mobil bekas berkualitas.
Faktor kepercayaan terhadap merek dan reputasi juga berperan penting dalam keputusan pembelian. Konsumen biasanya lebih memilih merek yang telah teruji di pasar, seperti Toyota dan Honda.
Menjelang momen penting seperti liburan, tingkat kesadaran masyarakat terhadap mobil bekas meningkat. Mereka mulai mencari informasi dan membandingkan berbagai model yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan.
Tentunya, dengan adanya platform digital yang memfasilitasi transaksi jual beli, konsumen menjadi lebih mudah untuk menemukan mobil bekas yang ideal. Ini meningkatkan peluang untuk mendapatkan penawaran terbaik di pasar.















