Irish Bella, yang dikenal luas melalui sinetron seperti Antara Cinta dan Dusta dan Anugerah Cinta, kini melangkah ke dunia baru dengan niat untuk mengeksplorasi kemampuan kreatifnya. Dalam sebuah langkah berani, ia mengalihkan fokus dari perannya sebagai aktris ke posisi produser eksekutif dalam film bertajuk Dosa.
Langkah ini bukanlah keputusan yang diambil dengan terburu-buru; Irish telah lama memendam keinginan untuk berada di belakang layar. Seiring berjalannya waktu, ketertarikan terhadap dunia bisnis serta produksi film mulai tumbuh, dan saat yang tepat akhirnya datang menjemputnya.
Keputusan untuk mengerjakan proyek ini juga didorong oleh dukungan suaminya, Haldy Sabri, yang memberikan motivasi dan restu. Ketika Haldy mulai membahas tentang produksi film, tawaran untuk terlibat dalam Dosa seakan muncul begitu saja, menjadikan momen tersebut sangat berarti bagi Irish.
Perjalanan Karier dan Aspirasi sebagai Produser
Irish berbagi bahwa sudah beberapa tahun tekanan untuk berkiprah di balik layar mengalir dalam dirinya. Dalam pernyataan yang disampaikan, ia menyebutkan rasa syukurnya karena memiliki pasangan yang mendukung segala rencananya dalam dunia film.
“Dengan dukungan ini, saya akhirnya memberanikan diri untuk mengambil langkah besar di balik layar,” ujarnya. Irish berambisi untuk menciptakan karya yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan makna mendalam bagi penontonnya.
Film Dosa ia harapkan menjadi tidak hanya sekedar tontonan, melainkan media yang bisa menyampaikan pesan-pesan moral. Ia pun optimis bahwa proyek ini akan mampu menciptakan dampak positif di kalangan penonton.
Cita-Cita Menghadirkan Pesan Moral dalam Film
Irish Bella menegaskan bahwa film Dosa yang bergenre thriller ini tidak hanya berfokus pada elemen menakut-nakuti penonton saja. Ia memiliki ekspektasi agar Dosa bisa jadi sarana untuk menggugah kesadaran tentang beberapa nilai kehidupan yang sering diabaikan.
“Kita ingin penonton tidak hanya merasa terhibur, tetapi juga mendapatkan pelajaran dari apa yang disajikan dalam film ini,” tegasnya. Aspek moralitas menjadi fokus Irish dalam setiap elemen cerita yang ia kembangkan.
Visi ini menjadi bagian penting dari misi Irish sebagai produser. Ia berharap penonton tidak hanya menikmati film, tetapi juga merenungkan pesan yang tersirat serta bagaimana ia dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perhatian terhadap Aspek Visual dan Filosofis dalam Produksi
Sebagai seseorang yang telah menghabiskan waktu lama di industri seni peran, Irish sangat memperhatikan setiap aspek produksi. Ia menekankan pentingnya detail dan desain visual yang sesuai dengan tema film.
Pemilihan lokasi, misalnya, adalah hal yang tidak bisa dianggap remeh. Ia memilih hotel tua sebagai latar, yang diharapkan dapat menggambarkan ruang bekas privasi manusia dan menjelajahi tema kesunyian yang sering ditolerir dalam kehidupan modern.
Irish ingin penonton menyadari bahwa meskipun seseorang merasa sendiri, ada kekuatan yang lebih besar yang mengawasi setiap tindakan kita. “Dengan lokasi ini, penonton akan diajak berpikir tentang tindakan dan konsekuensinya,” tutup Irish Bella.
Plot Menarik yang Menggugah Rasa Penasaran Penonton
Film Dosa memiliki alur cerita yang menarik dan menggugah rasa penasaran. Kisahnya berfokus pada karakter Bima dan istrinya, Ersya, yang terperosok dalam sebuah insiden saat perjalanan ke luar kota. Tujuan perjalanan mereka adalah untuk menghadiri pelantikan jabatan, namun segalanya berbalik ketika mereka mengabaikan firasat buruk dari ibu Bima.
Dalam perjalanan, ketegangan antara mereka memuncak, yang berujung pada kecelakaan. Mobil Bima terperosok ke jurang, dan begitu mereka merasa selamat, pencarian bantuan membawa mereka ke sebuah hotel tua misterius.
Di hotel tersebut, mereka bertemu dengan Dilla, resepsionis yang menyimpan banyak misteri. Seiring berjalannya waktu, berbagai kejadian menegangkan mulai terjadi, menjadikan pengalaman mereka di hotel itu semakin intens dan menakutkan.
















