Tottenham Hotspur kembali menelan kekalahan di kandang sendiri setelah bertanding melawan Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (21/12/2025). Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-2, menambah catatan buruk Spurs dalam gelaran Premier League.
Dengan hasil ini, Tottenham mencatatkan kekalahan kelima dari delapan laga kandang terakhir di Premier League, yang tentu saja meningkatkan tekanan terhadap tim asal London Utara itu. Kekalahan ini tidak hanya menyakitkan bagi para pendukung, tetapi juga menimbulkan pertanyaan terkait strategi tim di bawah arahan pelatih saat ini.
Kehilangan dua pemain kunci karena kartu merah membuat Tottenham kesulitan. Xavi Simons diusir wasit di babak pertama, diikuti Cristian Romero di akhir pertandingan, yang jelas berimbas pada performa tim secara keseluruhan.
Analisis Pertandingan: Kesalahan Krusial dan Strategi Laga
Kekalahan ini sangat dipengaruhi oleh kesalahan-kesalahan yang dilakukan para pemain Tottenham. Keputusan yang diambil oleh wasit dalam memberikan kartu merah kepada Xavi Simons menunjukkan betapa pentingnya aturan keselamatan dalam pertandingan sepak bola.
Kesalahan dalam pola permainan tentu menjadi faktor utama dalam kekalahan ini. Tottenham mencoba mengendalikan permainan, tetapi tekanan dari Liverpool memaksa mereka untuk bertahan lebih dari seharusnya.
Absennya Mohamed Salah membuat Liverpool mengambil pendekatan lebih hati-hati. Pelatih Arne Slot memanfaatkan situasi ini dengan menekankan pertahanan yang solid, meski mereka jelas kehilangan pilar utama di lini serang.
Sekilas Pertandingan: Striker dan Pembeda Kelas Atas
Pertandingan ini memperlihatkan bagaimana seorang penyerang bisa menjadi pembeda di saat timnya membutuhkan. Gol Randal Kolo Muani untuk Tottenham menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh pemain muda ini meskipun timnya kalah.
Di sisi lain, gol yang dicetak oleh Liverpool membuktikan efektivitas serangan mereka meskipun tanpa Salah. Mereka memanfaatkan peluang sebaik mungkin dan menunjukkan bahwa kualitas skuad Liverpool secara keseluruhan sangat tinggi.
Setiap lawan yang dihadapi Tottenham sejauh ini tampak memiliki keunggulan dalam hal pengalaman dan kemampuan bertanding di saat-saat krusial. Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi lebih dalam terhadap tim Spurs untuk masa mendatang.
Dampak Kekalahan bagi Tottenham dan Pelatih
Kekalahan ini menambah beban bagi pelatih Tottenham yang terus berusaha mencari formula yang tepat. Dengan hasil yang kurang menggembirakan, tekanan akan semakin tinggi untuk segera membalikkan keadaan sebelum terlambat.
Penggemar dan pihak manajemen pastinya berharap akan adanya perubahan signifikan dalam pendekatan taktikal yang diterapkan. Setiap laga di Premier League menjadi sangat berharga, terutama ketika menyangkut reputasi tim dalam kompetisi.
Dengan begitu banyak tantangan yang hadir, masa depan pelatih dan pemain di Tottenham akan sangat bergantung pada hasil pertandingan selanjutnya. Akankah Tottenham mampu bangkit dan mencari prestasi yang lebih baik? Waktu akan menjawab semua ini.














