Fenomena pasien yang terlihat ‘halu’ atau berbicara melantur setelah menjalani anestesi menjadi perhatian banyak orang. Walaupun viral di media sosial, kondisi ini umumnya bukanlah hal yang berbahaya dan bisa terjadi pada sebagian orang saja.
Menurut spesialis anestesiologi dan terapi intensif, efek ini tidak dialami oleh semua pasien. Setiap individu memiliki reaksi berbeda yang dipengaruhi oleh kondisi kesehatannya sendiri.
“Tidak selalu terjadi. Setiap kondisi pasien atau penyakitnya memberikan indikasi seberapa banyak obat yang harus diberikan serta jenis anestesi apa yang bisa digunakan,” jelas seorang ahli anestesi, Reno Yonora.
Faktor yang Mempengaruhi Reaksi Pasien Setelah Anestesi
Perilaku pasien yang melantur atau terlihat bingung setelah menerima anestesi bisa dipicu oleh beberapa faktor. Durasi tindakan medis yang dilalui, kesehatan yang mendasari, serta jenis obat bius yang diberikan, berperan signifikan dalam memunculkan efek ini.
Berdasarkan penjelasan Reno, beberapa obat anestesi memang memiliki efek disosiasi. Ini adalah kondisi di mana pasien merasa terpisah dari tubuh, pikiran, atau emosi mereka sendiri.
Misalnya, obat ketalar dapat memicu pengalaman disosiatif ini. Sementara itu, jenis anestesi lainnya mungkin tidak menyebabkan efek yang sama, sehingga pemilihan obat sangat penting dalam prosedur anestesi.
Keamanan dalam Prosedur Anestesi dan Pemilihan Obat
Meski ada risiko, prosedur anestesi tetap dilakukan dengan standar keamanan yang ketat. Setiap pemberian obat dilakukan berdasarkan indikasi medis dan kondisi spesifik pasien, agar efektivitas dan keamanannya terjaga.
Pasien yang khawatir setelah melihat berbagai unggahan viral mengenai efek samping anestesi tidak perlu mengalami kecemasan yang berlebihan. “Tujuan dari prosedur adalah untuk kesehatan,” ungkap Reno dengan tegas.
Paham akan proses ini sangat penting, sehingga pasien tidak merasa tertekan saat menjalani tindakan medis. Jika ketakutan muncul, diskusi dengan dokter bisa sangat membantu.
Pentingnya Konsultasi Sebelum Tindakan Anestesi
Berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani anestesi memberikan peluang bagi pasien untuk memahami lebih dalam mengenai prosedur dan risiko yang mungkin muncul. Diskusi ini berguna agar pasien merasa lebih tenang dan teredukasi.
Reno menyarankan agar pasien berbicara langsung dengan spesialis mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan anestesi. Mengetahui pilihan obat dan prosedur akan menciptakan rasa percaya diri yang lebih tinggi.
Setiap tindakan medis memiliki risikonya masing-masing, namun pemahaman yang baik dapat mengurangi kecemasan yang mungkin dirasakan. Memastikan kesehatan dan keselamatan pasien adalah prioritas utama dalam setiap prosedur.
















