Mobil listrik Perodua yang baru diluncurkan menghadirkan inovasi teknologi dan desain yang menarik perhatian. Dengan dimensi panjang 4.170 mm, lebar 1.800 mm, dan jarak sumbu roda 2.680 mm, proporsinya memberikan kesan sporty yang menonjol.
Desain bagian depan menampilkan lampu LED split yang tajam, kap mesin yang berkontur, dan siluet yang mengingatkan pada model Toyota C-HR generasi sebelumnya. Selain itu, gagang pintu depannya sejajar dengan bodi, sedangkan gagang pintu belakang tersembunyi mirip dengan desain Nissan Juke.
Crossover ini dilengkapi dengan velg alloy 80 inci dan tersedia dalam dua pilihan warna menarik, yaitu ice blue dan caviar grey. Keseluruhan desain menciptakan aura modern dan futuristik bagi pengguna.
Inovasi Terbaru dalam Desain dan Interior Mobil
Di sisi interior, Perodua QV-E menawarkan sebuah pengalamam yang nyaman dan modern. Dilengkapi dengan sepasang layar infotainment dan instrumen berukuran 10,25 inci, pengguna dapat menikmati berbagai fitur teknologi terkini.
Model ini juga menjadi yang pertama untuk Perodua yang menawarkan kursi pengemudi elektrik, menambah kenyamanan dalam perjalanan. Selain itu, pencahayaan ambient memberikan nuansa yang lebih premium di dalam kabin.
Dalam hal keamanan, Perodua tidak ketinggalan dengan melengkapi mobil ini dengan paket ADAS. Fitur deteksi kehadiran anak atau hewan peliharaan di dalam kabin juga menjadi nilai tambah yang signifikan.
Kinerja Mesin dan Sumber Daya Mobil Listrik Perodua
Tenaga dari Perodua QV-E berasal dari motor listrik tunggal yang menghasilkan 201 hp atau 150 kW. Dengan torsi 285 Nm, performa mobil ini sangat responsif dan bertenaga, cocok untuk berbagai kondisi jalan.
Baterai lithium yang dipasok oleh perusahaan ternama di Tiongkok memiliki kapasitas 52,5 kWh. Menariknya, baterai ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 445 km berdasarkan siklus NEDC dan 370 km menurut pengujian WLTP.
Keberadaan mobil listrik ini di Indonesia sebagai model yang dapat diandalkan menawarkan solusi untuk mobilitas ramah lingkungan. Ini adalah bagian dari komitmen untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi.
Rencana Produksi dan Dampak bagi Pasar Mobil Listrik di Malaysia
Produksi mobil listrik Perodua ini direncanakan dilakukan secara lokal dengan target awal 500 unit per bulan. Angka tersebut diperkirakan akan meningkat secara signifikan menjadi 3.000 unit pada kuartal ketiga tahun 2026.
Kehadiran Perodua QV-E menjadi tonggak penting dalam pengembangan kendaraan listrik di Malaysia. Mobil ini diharapkan dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif dalam hal elektrifikasi.
Dari segi keberlanjutan, peluncuran mobil listrik ini juga mendukung kebijakan pemerintah untuk mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Masyarakat diharapkan lebih beralih ke opsi transportasi yang lebih berkelanjutan.
















